EMPAT LAWANG, 30 Juli 2026 – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Seksi Kefarmasian terus berkomitmen meningkatkan akurasi dan kualitas perencanaan perbekalan kesehatan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Pembinaan Pelaporan dan Kebijakan Perencanaan Kebutuhan Obat (RKO), Vaksin, dan Rencana Kebutuhan Bahan Medis Habis Pakai (RKBMHP) yang dilaksanakan akhir Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola kefarmasian dari puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan di lingkungan Kabupaten Empat Lawang. Tujuan utamanya adalah untuk menyelaraskan pemahaman mengenai kebijakan terbaru pelayanan kefarmasian serta meningkatkan ketepatan penyusunan laporan RKO dan RKBMHP.
Melalui perencanaan yang presisi, diharapkan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Empat Lawang dapat menghindari keterlambatan pasokan maupun risiko kekosongan obat, vaksin, serta alat habis pakai yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Dalam sesi materi, narasumber memaparkan kebijakan pengelolaan kefarmasian di puskesmas yang selaras dengan arahan Kementerian Kesehatan RI. Diskusi interaktif dan evaluasi pelaporan juga dilakukan guna menyelesaikan kendala teknis yang kerap dihadapi pengelola farmasi di lapangan saat menyusun perencanaan tahunan.
Dengan terlaksananya pembinaan ini, Dinkes Empat Lawang berharap seluruh fasilitas kesehatan di wilayahnya mampu menyajikan data kebutuhan perbekalan kesehatan yang akurat, rasional, dan akuntabel demi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih optimal.